Book Review : Filosofi Teras by Henry Manampiring

Book Review : Filosofi Teras by Henry Manampiring

Topik buku kali ini cukup serius. Buku ini yang paling lama nangkring di deretan buku paling laris. Rilis perdana sudah sejak sekitar 2-3 tahun lalu tapi baru tertarik beberapa bulan terakhir. Topiknya yang terkait filosofi jadi membuat buku ini terlihat ‘berat’ walaupun covernya terlihat menarik & dinamis. 

Sinopsis

Lebih dari 2000 tahun lalu, sebuah mazhab filsafat menemukan akar masalah dan juga solusi dari banyak emosi negatif. Stoisisme, atau Filosofi Teras, adalah filsafat Yunani-Romawi kuno yang bisa membantu kita mengatasi emosi negatif dan menghasilkan mental yang tangguh dalam menghadapi naik-turunnya kehidupan.

Jauh dari kesan filsafat sebagai topik berat dan mengawang-awang, Filosofi Teras justru bersifat praktis dan relevan dengan kehidupan Generasi Milenial dan Gen-Z masa kini. 

Baca Juga :  Book Review Lethal White By Robert Galbraith

Review

Akhirnya beli buku ini dengan keyakinan penuh bahwa buku ini akan selesai dibaca & karena kebetulan dapat diskon juga sih. Hihihi (maaf ya mas Henry 😷). Buat aku pribadi, membaca buku pengembangan diri itu butuh keyakinan diri yang kuat sih karena topiknya serius & line spacingnya rapat. Jadi melihat buku ini, keyakinan kuat itu diperlukan.

Kesimpulan setelah dibaca, buku ini bagus ! Ini adalah beberapa poin yang aku suka di buku ini.

  • Dalam hidup, ada hal-hal di bawah kendali kita dan ada yang tidak. Bijaklah untuk mengenali kedua kategori itu.
  • Baik tidaknya hidup kita hanya bisa dinilai dari hal-hal dibawah kendali kita.
  • Penyebab kekhawatiran sering kali karena adanya pendapat & opini irrasional dari diri kita sendiri. 
  • Orang yang benar-benar kaya adalah dia yang merasakan cukup. Orang yang benar-benar miskin adalah dia yang mengingini lebih. 
  • Kalau kamu merasa tersinggung oleh ulang dan perkataan orang lain, itu sepenuhnya salahmu sendiri. 
  • Kemarahan kita jauh lebih merusak daripada penyebab kemarahan itu sendiri.
  • Fixed vs Growth Mindset. Fixed mindset menganggap kecerdasan dan bakat adalah sesuatu yang statis, nasib. Growth mindset percaya kita semua bisa berkembang menjadi lebih baik lagi. 
  • Latihan menderita (poverty practice) selain membantu kita menghadapi kesusahan yang sebenarnya, juga bisa membuat kita kembali mensyukuri apa yang sudah kita miliki. 

Mungkin kalau hanya baca beberapa poin di atas jadi agak bingung ya. Topik dari tiap babnya memang saling berkaitan jadi harus dibaca berurutan dari awal sampai dengan akhir. Hal yang paling aku ingat adalah hal yang bisa kita kendalikan & yang tidak bisa kita kendalikan. 

Baca Juga : Book Review The Silent Patient by Alex Michaelides

Di buku ini, kita diajak untuk menerima kenyataan bahwa pasti ada hal buruk yang akan menimpa kita (di luar kendali kita) & mengajarkan kita bereaksi atas hal buruk tersebut (di dalam kendali kita). Hal buruk yang kita alami bisa jadi nyinyiran orang lain. Kamu menjadi marah atau tersinggung adalah pilihan kamu sendiri. Pikirkan baik-baik reaksi kamu berikutnya karena bisa jadi merugikan diri kamu sendiri lho. Buku ini mengajarkan langkah-langkah menghadapi hari yang buruk.   

Growth mindset penting banget terutama di masa pandemi sekarang ini. Percayalah bahwa dalam kondisi terburuk pun, kita masih bisa beradaptasi & belajar menjadi pribadi yang lebih baik. 

Latihan menderita yang dimaksud disini bukan menyakiti diri sendiri ya. Hehehe. Mas Henry mengajak kita untuk mulai dari intermittent fasting. Apa sih itu ? Intermittent fasting adalah periode waktu dimana kita melakukan puasa. Puasa disini adalah tidak makan apapun dalam waktu tertentu tapi diperbolehkan minum air, teh atau kopi tanpa gula. Kamu bisa memilih periode waktunya sesuai kemampuan, bisa 12, 14 atau 18 jam puasa. Sisa waktu dalam sehari itu, kamu diperboleh untuk makan. 

Dengan intermittent fasting, kita diajarkan untuk menahan hawa nafsu & belajar hidup sederhana. Kita juga belajar mensyukuri apapun yang kita miliki saat ini. Selain itu, manfaat lain dari puasa adalah menurunkan berat badan, meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan proses regenerasi sel & bisa menurunkan resiko kanker. 

Buku ini benar-benar bagus lho. Buat aku, buku ini mengajarkan untuk menikmati hidup lebih berkualitas & lebih santai. Biarin aja orang mau bilang apa ! Tetap semangat & ayuk kita kejar ambisi kita. Mulai tahun baru ini dengan bacaan berkualitas ya !

Happy Reading & Stay Safe.

Comments

  1. Buku ini emang bagus banget, recommended buat di baca

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Kak, ternyata sebagus itu..buat hidup jadi terasa lebih gampang.

      Delete

Post a Comment